URGENSI PENDIDIKAN MORAL DAN ETIKA DALAM MEWUJUDKAN KARAKTER UNGGUL DAN ILMU PENGETAHUAN YANG BERADAB
Abstrak
Pendidikan tidak hanya bertujuan untuk mentransfer pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter dan membangun peradaban. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji urgensi pendidikan moral dan etika dalam membentuk karakter unggul serta mengarahkan perkembangan ilmu pengetahuan yang beradab. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka, penelitian ini menganalisis tiga artikel utama yang membahas peran krusial nilai moral dan etika dalam pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan moral harus diintegrasikan secara menyeluruh dalam sistem pendidikan, didukung oleh keteladanan guru, partisipasi aktif keluarga, dan lingkungan masyarakat yang kondusif. Selain itu, nilai moral juga berperan penting dalam memastikan ilmu pengetahuan digunakan secara bertanggung jawab dan bermanfaat bagi kemanusiaan. Oleh karena itu, pendidikan moral dan etika merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan spiritual.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Abadiah, S., Nashruddin, N., & Taufik, T. (2022). Hubungan Penerapan Kedisiplinan Dengan Penumbuhan Minat Belajar Siswa Di UPTD SMP Negeri 27 Barru. Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi , 2 (2), 73-81. http://jurnal.umbarru.ac.id/index.php/jubikops/article/view/169
Bahrul, H. (2023). Etika keilmuan dalam perspektif pendidikan Islam. Jurnal Filsafat dan Etika Islam, 2(1), 30–45.
Basri, H. H., Mustofa, M., & Fauzi, M. (2024). Etika dan moral dalam ilmu pengetahuan. Indonesian Research Journal on Education (IRJE, 4(2), 85–97.
Dewi, D. S., Hidayat, R., & Puspitasari, I. (2023).Pendidikan moral dan etika mengukir karakter unggul dalam pendidikan. IJOCE: Indonesia Journal of Civic Education, 5(1), 12–25.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Kebijakan merdeka belajar dan penguatan karakter. Kemendikbud.
Lestari, S., Sari, K. P., & Nurwulan, N. (2024). Pentingnya etika dan moral dalam pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Khatulistiwa, 6(1), 40–55.
Nadila, E. Y., Taufik, T., & Syarif, S. (2021). Analisis Konseling Rational-Emotive Behavior Therapy Dalam Pendidikan. Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 1(2), 99-110. Retrieved from http://jurnal.umbarru.ac.id/index.php/jubikops/article/view/157
Patel, K. (2024). Peran orang tua dan masyarakat dalam pembentukan karakter siswa: Kolaborasi untuk kesuksesan moral. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 18(3), 88–101.
Reksiana. (2018). Kerancuan istilah karakter, akhlak, moral dan etika. Thaqafiyyat, 19(1), 1–26.
Rubini. (2019). Pendidikan moral dalam perspektif Islam. Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam, 8(1), 225–271.
Samani, M., & Hariyanto, H. (2012). Konsep dan model pendidikan karakter. Remaja Rodakarya.
Saraswati, A., Meilana, S. F., & Utami, S. (2022). Tantangan pendidikan di era digital 5.0. Yayasan Wiyata Bestari Semesta.
Siregar, M. S., Usman, N., & Niswanto, N. (2023). Implementasi pendidikan karakter melalui model pembelajaran berbasis masalah. JPDWS: Jurnal Pendidikan West Science, 1(11), 701–712.
Sri Rahayu, W. (2019). Filsafat, etika dan ilmu: Upaya memahami hakikat ilmu dalam konteks keindonesiaan. An-Nuha, 17(1), 79–90.
Taufik, & Amir. (2023). Kontribusi Ayah Dalam Pembimbingan Terhadap Perilaku Moral Anak. Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 3(2), 106-119. https://jurnal.umbarru.ac.id/index.php/jubikops/article/view/438
Taufik, T. (2021). Hubungan Antara Pemberian Hukuman dengan Pembentukan Karakter Siswa. Jurnal Wahana Konseling, 4(1), 13-23
Yuliharsanto, A. S., Yulistia, J. R. I., & Yunus, M. (2022). Perbedaan akhlak, etika, dan moral. February, 1–26.


