HUBUNGAN ANTARA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA

  • Husni Konadi Institut Agama Islam Negeri Takengon
  • Sunarti Sunarti Institut Agama Islam Negeri Takengon
  • Pitria Wulandari Institut Agama Islam Negeri Takengon
Keywords: kegiatan ekstrakurikuler, kecerdasan emosional, siswa, pendidikan karakter

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler merupakan bagian integral dari sistem pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh, tidak hanya dalam aspek kognitif tetapi juga afektif dan sosial. Salah satu aspek penting dalam perkembangan afektif adalah kecerdasan emosional, yang mencakup kemampuan mengenali, memahami, serta mengelola emosi diri dan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keaktifan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler dengan tingkat kecerdasan emosional mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui angket menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kegiatan ekstrakurikuler dengan kecerdasan emosional siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi partisipasi siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler, maka semakin baik pula kemampuan emosionalnya. Oleh karena itu, kegiatan ekstrakurikuler memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter dan kepribadian siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amir, A. (2022). Aplikasi Model Pembelajaran Team Games Tournament untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ekonomi dan Bisnis pada Siswa. Jurnal Edukasi Saintifik, 2(1), 50-67. Retrieved from http://www.jurnal.umbarru.ac.id/index.php/jes/article/view/130

Goleman, D. (2015). Emotional intelligence: Why it can matter more than IQ. Bantam Books.

Goleman, D. (2018). Working with emotional intelligence. Bantam Books.

Hidayat, A. (2019). Pengaruh keaktifan organisasi sekolah terhadap kecerdasan emosional siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(2), 145–156.

Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education.

Lestari, S. (2023). Hubungan intensitas kegiatan ekstrakurikuler dengan kecerdasan emosional siswa sekolah menengah. Jurnal Ilmu Pendidikan, 15(1), 45–56.

Nadila, E. Y., Taufik, T., & Syarif, S. (2021). Analisis Konseling Rational-emotive Behavior Therapy dalam Pendidikan. Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 1(2), 99-110.

Putri, N., & Handayani, T. (2021). Kegiatan ekstrakurikuler dan pengaruhnya terhadap kecerdasan emosional siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 13(1), 78–89.

Ramadhan, R. (2020). Pengaruh kegiatan olahraga terhadap pengelolaan emosi siswa. Jurnal Pendidikan Jasmani, 8(2), 101–110.

Santrock, J. W. (2017). Educational psychology (6th ed.). McGraw-Hill Education.

Sari, M., & Wibowo, A. (2022). Peran kegiatan seni dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa. Jurnal Seni dan Pendidikan, 10(1), 23–34.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suryosubroto, B. (2014). Proses belajar mengajar di sekolah. Rineka Cipta.

Taufik. 2024. Landasan Pendidikan. Solok Sumatra Utara: PT Mafy Media Literasi Indonesia

Taufik. 2024. Psikologi sebagai Landasan Pendidikan. Solok Sumatra Utara: PT Mafy Media Literasi Indonesia

Uno, H. B. (2016). Orientasi baru dalam psikologi pembelajaran. Bumi Aksara.

Wibowo, A. (2017). Pendidikan karakter: Strategi membangun karakter bangsa berperadaban. Pustaka Pelajar.

Published
2026-04-29
How to Cite
Konadi, H., Sunarti, S., & Wulandari, P. (2026). HUBUNGAN ANTARA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA. Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 12(2), 135-142. Retrieved from https://jurnal.umbarru.ac.id/index.php/bkmb/article/view/1270